Showing posts with label KONGA. Show all posts
Showing posts with label KONGA. Show all posts

TNI Bantu Warga Gonaives di Haiti

Posted by ReTRo on Monday, November 12, 2012

haiti-subGonaives-Haiti – Salah satu tugas yang diemban oleh Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah atau Indonesian Engineering Company (Indo Eng Coy) yang tengah melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti yang tergabung dalam MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) adalah melaksanakan kegiatan rekonstruksi dan rehabilitasi daerah yang terkena dampak bencana gempa bumi yang melanda Haiti pada tahun 2010 silam.

Bentuk nyata kegiatan rehabilitasi yang dilakukan prajurit TNI di Haiti adalah melakukan kegiatan CIMIC (civil – military coordination) yang dipimpin oleh Lettu (P) Arif Setyawan kepada warga Gonaives, berupa pemberian bantuan air bersih serta perbaikan pipa sumur bor yang rusak di Yayasan Santo Yosep Gonaives-Haiti, Minggu (11/11/2012).

Bagi masyarakat Gonaives, kebutuhan akan air bersih betul-betul menjadi hal utama. Kondisi daerah yang panas dan tandus menyebabkan sulitnya mendapat sumber air bersih untuk kebutuhan hidup, hal ini tentu akan menyebabkan lingkungan yang tidak bersih dan akan menimbulkan sumber penyakit.

Melihat dari kondisi itulah, Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Gonaives, paling tidak dapat mengurangi beban masyarakat akan kebutuhan air bersih. Kegiatan ini mendapat antusias dan sambutan positif dari seluruh masyarakat, mereka berbondong-bondong datang mengantri untuk mendapat dukungan air bersih yang siap digunakan untuk kebutuhan hidup. Kegiatan berjalan dengan lancar dan semua masyarakat mendapat bantuan air secara merata.

Diharapkan, dengan kegiatan CIMIC keberadaan misi Minustah umumnya dan Kontingen Garuda sendiri pada khususnya dapat diterima di tengah-tengah masyarakat Haiti, sehingga opini masyarakat yang terbentuk saat ini yang masih menentang keberadaan misi Minustah dapat hilang.

Perwira Penerangan Konga XXXII-B/Minustah
Kapten Czi Ali Akbar

© Poskota
More aboutTNI Bantu Warga Gonaives di Haiti

Unifil SAC Meeting

Posted by ReTRo on Friday, November 9, 2012

http://www.majalahpotretindonesia.com/images/-4544.jpgSAC (Situational Awareness Cell) Meeting merupakan salah satu kegiatan penting yang dilaksanakan oleh UNIFIL guna menghimpun semua informasi yang berasal dari unit-unit dibawah kendali operasional Force Commander seperti MCOU (Military Community Outreach Unit), OGL (Observer Group of Lebanon), dan DPCA (Department Of Political and Civil Affairs).

Kegiatan ini dilaksanakan  untuk bertukar informasi serta menganalisa setiap situasi yang terkini yang dapat berdampak negative terhadap UNIFIL Mission’s sehingga diperoleh sebuah rangkuman hasil diskusi yang nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Force Commander dalam mengambil kebijakan tingkat strategis.

Pada kesempatan kali ini, TAA / TE Deputy Chief  MCOU (Military Community Outreach Unit),  Kapten Caj Thomas Barus mewakili MCOU Commander untuk mengikuti pertemuan ini bertempat di JMAC Room, UNIFIL HQ – Naqoura, Lebanon,  Selasa (06/11/2012). Kegiatan ini diikuti oleh para peacekeeper dari mancanegara seperti Indonesia, Italia, Irlandia, Perancis dan Brazil.

Lebih lanjut, saat ini perkembangan situasi keamanan di Syria memberikan dampak yang negative terhadap Negara Lebanon. Salah satu penyebabnya yakni besarnya jumlah pengungi ataupun refugees yang masuk ke wilayah perbatasan Lebanon secara legal dan illegal. Situasi ini tentunya akan mempengaruhi kondisi keamanan di wilayah area operasi UNIFIL yakni Lebanon Selatan sehingga mempengaruhi pula tingkat operasional patroli prajurit UNIFIL dilapangan dilapangan. Itulah salah satu topik yang menjadi bahan diskusi utama dalam pertemuan ini. (kapten caj thomas barus).

More aboutUnifil SAC Meeting

Dansatgas Konga Terima Sertifikat Penghargaan UNIFIL

Posted by ReTRo on Wednesday, October 31, 2012

banon-subLebanon – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Batalyon Mekanis Kontingen Garuda (Konga) XXIII-F/UNIFIL atau Indonesian Battalion (Indobatt) Letkol Inf Suharto Sudarsono menjelang satu tahun masa penugasan bergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon menerima sertifikat penghargaan dari UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), sertifikat diserahkan oleh Deputy Force Commander (DFC) UNIFIL Brigjen Patrick Phela, bertempat di Gedung MCC Markas UNIFIL, Naqoura, Lebanon Selatan, Rabu (31/10).

Penghargaan ini diberikan karena atas peran, kinerja dan dedikasinya dalam memimpin satuan Batalyon Mekanis dibawah bendera PBB/UNIFIL di Lebanon, selama kurun waktu hampir satu tahun dengan baik.

Selain Dansatgas Konga XXIII-F, sertifikat penghargaan juga diberikan kepada 12 Komandan Satuan jajaran UNIFIL lainnya yang tahun ini akan mengakhiri masa tugasnya, antara lain Komandan SEMPU (Seceast Military Police Unit) Letkol Cpm Ida Bagus, Dansatgas FPC (Force Protection Company) Mayor Inf Wimoko, Komandan Batalyon Spanyol (Spanbatt), Komandan Batalyon Korea (Rokbatt), Komandan Kamboja, Italia, Ghana, Hunggaria, Finlandia dan Komandan Belgia.

Dalam sambutannya DFC UNIFIL asal Irlandia ini, mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan peran para Komandan Satuan dalam menjaga suasana damai di Lebanon, “selamat kembali ke negara masing-masing, bertemu dengan keluarga,” ucapnya. Selanjutnya kepada para komandan pengganti yang sudah datang, DFC mengucapkan selamat bergabung dalam UNIFIL dan ia berharap para Dansatgas yang baru dapat segera menyesuaikan dengan tugas sesuai bidang masing-masing dengan baik.

Kegiatan pelepasan dan penyambutan para Komandan jajaran UNIFIL ini, diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah, ikut mendampingi Dansatgas Konga XXIII-F pada acara tersebut Perwira POM Mayor Cpm Tatiet Rosadi, Kasiops Satgas Kapten Inf Risa WP. Setyawan dan Kasi MIO/Intel Kapten Inf Nurudin.


Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL
Lettu Inf Suwandi
More aboutDansatgas Konga Terima Sertifikat Penghargaan UNIFIL

Panglima TNI Terima 167 Prajurit TNI dari Penugasan Haiti

Posted by ReTRo on Tuesday, October 30, 2012

http://www.majalahpotretindonesia.com/images/-339.jpgSITUASI keamanan dunia yang terus berkembang dewasa ini, memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kondisi perikehidupan berbangsa dan bernegara, terlebih terhadap Negara yang tengah dilanda konflik, sehingga juga berdampak kepada kehidupan sosial masyarakatnya.

Pada konteks kondisi di Haiti, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat telah menetapkan resolusi untuk memperpanjang satu tahun Mandat Misi Stabilisasi PBB di Haiti – MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti), dengan tujuan pembaruan lebih lanjut terhadap Resolusi PBB sebelumnya di Haiti.

Demikian dikatakan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. dalam amanatnya pada upacara penerimaan 167 Prajurit TNI Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-A/Minustah, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (30/10/2012).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, bahwa dalam kaitan perpanjangan resolusi tersebut, terdapat beberapa hal yang harus terus dicermati, antara lain : Dewan Keamanan PBB memutuskan jumlah keseluruhan Pasukan Pemelihara Perdamaian di Haiti terdiri dari 6.270 prajurit Infanteri dan Zeni, serta 2.601 personel lainnya sebagai antisipasi terhadap perkembangan sosial politik dan keamanan di Haiti; Dewan Keamanan PBB meminta Minustah untuk melanjutkan tugas-tugas polisionil dan upaya memperkuat kemampuan Polisi Nasional Haiti dalam rangka mempercepat proses stabilisasi; Dewan Keamanan PBB meminta Minustah untuk membantu pemerintah Haiti dalam menanggulangi kejahatan terorganisir, penyelundupan narkotika dan penyelundupan anak.

Mencermati ketiga keputusan dan permintaan Dewan Keamanan PBB tersebut, maka harus dikomunikasikan agar misi satgas Kontingen Garuda TNI, yang telah berangkat menggantikan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXII-A/Minustah, berjalan sesuai prosedur tetap yang berlaku dan memperoleh informasi perkembangan situasi terkait tugas yang harus diemban selama masa penugasan.

Satgas Kompi Zeni XXXII-A/Minustah yang dipimpin oleh Dansatgas Letkol Czi Winarno, selanjutnya akan kembali ke kesatuan asal masing-masing untuk melanjutkan tugas berikutnya secara lebih berkualitas.

Turut hadir dalam upacara tersebut, diantaranya; Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kasal Laksamana TNI Soeparno, Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi, Irjen TNI  Letjen TNI Geerhan Lantara, dan Koorsahli Panglima TNI serta para Asisten Panglima TNI dan Ka Staf Angkatan.

Kadispenum Puspen TNI,
Kolonel Cpl Ir. Minulyo Suprapto, M.Sc., M.Si., M.A.
© Majalah Potret Indonesia
More aboutPanglima TNI Terima 167 Prajurit TNI dari Penugasan Haiti

167 Prajurit TNI Konga XXXII-B Tiba di Haiti

Posted by ReTRo on Sunday, October 28, 2012

haiti-subHaiti - Sebanyak 167 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-B/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) dibawah pimpinan Letkol Czi Arief Novianto selaku Komandan Satgas, dengan komposisi personel terdiri dari 144 TNI AD, 21 TNI AL dan 2 TNI AU, telah tiba di negara Haiti, Minggu (28/10/2012).

Selanjutnya, personel Satgas Kompi Zeni TNI melakukan pergeseran menuju daerah Gonaives kurang lebih berjarak 180 km dari Port Au Prince. Gonaives  merupakan Ibukota dari Propinsi Artibonite bagian utara Haiti, di daerah inilah merupakan Camp inti dari Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah.

Pergeseran personel Kontingen Garuda menuju Gonaives dikawal oleh satu regu pasukan Argentina Battalion (Argabatt), dengan menggunakan 14 unit kendaraan yang terdiri dari : 9 unit truk (3 diantaranya merupakan dukungan Argabatt), 2 unit bus serta 3 unit jeep.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Konga XXXII-B/Minustah menekankan kepada para personel bahwa selama melakukan pergerakan menuju ke Gonaives, hendaknya perhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam berkendara, karena situasi jalan cukup licin akibat hujan yang cukup deras, dan banyaknya lubang serta genangan air yang menutupi sepanjang jalan yang akan dilalui menuju Gonaives.

Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXII-B/Minustah akan bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti selama satu tahun pada misi dalam rangka rekonstruksi dan rehabilitasi daerah yang terkena dampak bencana gempa bumi di Haiti serta melaksanakan tugas-tugas Vertical Constructions dan Horizontal Constructions dalam rangka mendukung dan mensukseskan tugas MINUSTAH di Haiti.




Perwira Penerangan Konga XXXII-B/Minustah
Kapten Czi Ali Akbar
© Poskota
More about167 Prajurit TNI Konga XXXII-B Tiba di Haiti

Indobatt Tuan Rumah Military Information Office UNIFIL

Posted by ReTRo on Saturday, October 27, 2012

indo-subLebanon - Satuan tugas Indonesian Batallion (Indobatt) Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL (United Nations Interim In Lebanon) menjadi tuan rumah diselenggarakannya rapat staf MIO (Military Information Office) atau Staf Intelijen Sektor Timur UNIFIL, bertempat di ruang rapat Markas Indobatt, UN Posn 7-1, Adshid al Qusayr, Lebanon Selatan, Sabtu (27/10/2012).

Rapat dibuka oleh Dansatgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono didampingi Wadansatgas Letkol Mar FJH. Pardosi, dihadiri oleh Chief G2 (bidang Intel) Sektor Timur UNIFIL, Mayor Alejandro Moron Jamora dari Spanyol.

Rapat Military Information Office bertujuan untuk memberikan informasi berkaitan dengan situasi dan kondisi lingkungan daerah operasi terkini sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas guna pencegahan dini terhadap hal-hal yang dapat menggangu terciptanya perdamaian di Lebanon Selatan.

Acara diisi dengan paparan Chief MIO masing-masing Satgas, dari Indobatt disampaikan oleh Kapten Inf Nurudin selaku Chief MIO. Dalam paparannya ia menyampaikan tentang situasi dan kondisi keamanan Indobatt, menurutnya hingga menjelang akhir masa penugasan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL, situasi keamanan area operasi Indobatt aman terkendali dan hubungan antara masyarakat lokal dengan personel Indobatt sampai saat ini tetap terjalin dengan baik.


Sebagai pemapar terakhir disampaikan oleh Chief G2 Sektor Timur, dalam paparannya Mayor Alejandro menyampaikan situasi keamanan secara umum area operasi Sektor Timur UNIFIL, menurutnya situasi keamanan sektor timur hingga saat ini sangat kondusif.

Selanjutnya, dalam sambutan penutupnya Chief G2 menyampaikan beberapa penekanan kepada masing-masing satuan tugas agar tetap melaksanakan tugasnya secara professional dengan memedomani SOP (Standar Operasional Prosedur) yang sudah ditetapkan UNIFIL serta mengontrol situasi area tugas masing-masing agar tetap kondusif.


Rapat yang ditutup dengan kegiatan foto bersama ini, dihadiri oleh seluruh Chief MIO satuan jajaran Sektor Timur UNIFIL dari masing-masing Satgas antara lain, dari Batalyon Nepal (Nepbatt), Batalyon Spanyol (Spanbatt), Batalyon India (Indbatt), Malaysia (Malcoy) dan Chief MIO dari Sector East Military Unit (SEMPU), selain itu turut hadir perwakilan staf G2 Sektor Timur UNIFIL Mayor Kav Agung dan Pasi Intel Indobatt Kapten Mar Bejo Santoso.

Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL
Lettu Inf Suwandi
© Poskota
More aboutIndobatt Tuan Rumah Military Information Office UNIFIL

Indobatt Juara Satu Menembak Pistol UNIFIL

Posted by ReTRo on Wednesday, October 24, 2012

banon-subLebanon – Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indobatt (Indonesioan Batallion) meraih juara satu di kelas pistol pada pertandingan menembak Intercontingen Shooting Championship yang diselenggarakan oleh Sektor Timur UNIFIL, bertempat di lapangan tembak Sektor Ebel El Saqi, Lebanon Selatan.

Indobatt menempati urutan pertama setelah mendapatkan nilai mutlak kumulatif Tim 435, urutan kedua Indbatt (India Battalion) dengan nilai 415, sedangkan LAF (Lebanise Armed Force) Brigade 8 menempati urutan ke tiga dengan  total nilai 346.

Lomba menembak tingkat Sektor Timur UNIFIL kali ini diikuti oleh 8 tim petembak, antara lain dari Spain Batt (Spanyol), Indobatt (Indonesia), Indbatt (India), Nepalbatt (Nepal), Malcoy (Malaysia), Sector East Military Police Unit (Indonesia), Brigade-8 LAF (Lebanon) dan Brigade-9 LAF, dengan mempertandingkan dua kelas yaitu senjata laras panjang (Rifle) dan senjata pistol, sementara untuk kelas laras panjang petembak Indobatt menempati urutan kedua setelah India dengan nilai kumulatif tim 267 sedangkan menempati urutan ke tiga dari Sector East Military Police unit  dengan nilai total 207.

Dari nilai kalkulasi akhir  pada dua kelas kejuaraan menembak Intercontingen Shooting Champoionship  Sektor Timur UNIFIL kali ini, keluar sebagai juara umum India Batallion dengan nilai 711 disusul peringkat kedua petembak Indobatt Konga XXIII-F/UNIFIL dengan nilai 702, sedangkan menempati urutan ketiga diraih oleh Brigade-9 LAF  dengan nilai 540.


Tim petembak Indobatt yang tampil pada turnamen menembak tingkat Sektor Timur UNIFIL yaitu, Kapten Psk Puthut Herwanto, Praka Marlin dan Serda Hari Santoso yang turun dikelas Pistol, sedangkan turun dikelas laras panjang yaitu Serka Agus, Serda Anton dan Pratu Sapriyadi.

Penyerahan piala kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigadir Jenderal Manuel Romero Carril, dan dari Indobatt piala diterima oleh Kapten Psk Phutut, turut hadir pada kesempatan turnamen Intercontingen Shooting Champoionship UNIFIL, Wadansatgas Indobatt Letkol Mar FJH. Pardosi.

Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL
Lettu Inf Suwandi
© Poskota
More aboutIndobatt Juara Satu Menembak Pistol UNIFIL

Satgas POM TNI Juara Kedua Lomba Menembak

Posted by ReTRo on Tuesday, October 23, 2012

tembak-subLebanon – Satuan Tugas (Satgas) POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) atau SEMPU (Sector East Military Police unit), dibawah pimpinan Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H. selaku Komandan Satgas, menempati urutan kedua pada pertandingan lomba menembak Inter-Contingent Competition Shooting tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Komandan Sektor Timur UNIFIL, bertempat di lapangan tembak Sector East UNIFIL, Ebel El Saqi, Lebanon Selatan, Selasa (23/10/2012).

Lomba menembak yang mempertandingkan dua kelas yaitu senjata laras panjang dan senjata pistol ini, diikuti oleh Kontingen Indbatt (India Battalion), Spanbatt (Spanyol Battalion), Indonesia (Indobatt dan SEMPU), Nepbatt (Nepal Battalion), Malcoy (Malaysia Company), Brigade 8 dan 9 LAF (Lebanese Armed Force).

Keenam petembak Satgas POM TNI yang tampil dalam Inter-Contingent Competition Shooting tahun 2012, yaitu : senjata laras panjang (SS-1) diwakili olah Serma Pom Samuel Sosang, Serka Pom Agus Sri Waluyo dan Praka Anang Taufik Purochman, sedangkan senjata pistol diwakili oleh Mayor Kav Agus Nur Cahyono, Lettu Pom Eko Setiawan dan Serka Pom Eko Prasojo.


Penyerahan medali pemenang diserahkan langsung oleh Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigadir Jenderal Manuel Romero Carril (Spanyol) kepada para atlet pemenang, dan menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara dan seluruh peserta atas terlaksananya kegiatan kejuaraan Inter-Contingent Competition Shooting tahun 2012 yang berjalan dengan tertib, teratur dan lancar.


Bapen Satgas POM TNI Konga XXV-D/UNIFIL
Sersan Mayor Parjo
© Poskota
More aboutSatgas POM TNI Juara Kedua Lomba Menembak

Dansatgas Indobatt Inspeksi Gelar Pasukan di Lebanon

Posted by ReTRo on Monday, October 22, 2012

banon-subLebanon – Komandan Satgas (Dansatgas) Indonesian Batallion (Indobatt) Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) Letkol Inf Suharto Sudarsono didampingi Wadansatgas Letkol Mar. FJH Pardosi melaksanakan inspeksi kesiapan personel dan perlengkapan satuan yang disiapkan untuk mengisi pos baru UNIFIL UN Posn 9-15, Kafer Killa, gelar pasukan dilaksanakan di lapangan Soekarno Markas Indobatt UN Posn 7-1, Adshid al Qusayr, Lebanon Selatan, Senin (22/10/2012).

Gelar pasukan dan perlengkapan ini dimaksudkan untuk memastikan sejauh mana kesiapan personel dan perlengkapan yang ada dihadapkan dengan pelaksanaan operasional di daerah operasi baru. Gelar pasukan diikuti oleh gabungan dari prajurit yang diambil dari kompi-kompi jajaran Indobatt dengan kekuatan satu Pleton (+) berjumlah 47 orang termasuk 2 orang perwira yang akan memimpin operasioanl di pos tersebut.

Dalam arahannya Dansatgas Indobatt mengingatkan kepada personel yang akan mengisi pos baru, agar segera menyesuaikan dengan lingkungan daerah yang ada, “laksanakan tugas dengan sebaik – baiknya, jalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar dengan tetap menjaga disiplin dan tingkah laku, serta jaga faktor keamanan personel maupun materiil selama melaksanakan kegiatan operasional” jelasnya.

Pos baru yang akan diterima ke Indobatt ini sebelumnya merupakan pos dari tentara Spanyol, rencananya akan diserahkan secara resmi pada tanggal 29 bulan ini, namun untuk kegiatan operasioanal patroli di area pos baru tersebut, sudah dilaksanakan prajurit Indobatt bersama dengan prajurit Spanyol.



Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL
Lettu Inf Suwandi
© Poskota
More aboutDansatgas Indobatt Inspeksi Gelar Pasukan di Lebanon

Prajurit Indobatt Latihan P3K akibat Ledakan Bom di Lebanon

Posted by ReTRo on Sunday, October 21, 2012

http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2012/10/banon-sub2.jpgLebanon – Tim Patroli Indobatt yang dipimpin oleh Lettu Inf Kukuh terkena ledakan roadside bomb saat melaksanakan patroli kendaraan di jalan menuju Markas FCR Perancis UN Posn 9-10, dari kejadian tersebut satu kendaraan tempur yang digunakan rusak parah, dan 2 orang terluka.

Satu orang luka parah mengalami luka bakar dan pendarahan di perut serta luka di beberapa bagian tubuh, korban di evakuasi dengan Helikopter ke Level III Hospital Naqoura, sedangkan 1 orang mengalami luka sedang, patah tulang pada kaki kanan dan luka di beberapa bagian tubuh di evakuasi ke Level II Hospital Chinmedcoy Sektor Timur.

http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2012/10/banon-tengah3.jpg

Peristiwa tersebut bukanlah kejadian sebenarnya, ini merupakan skenario latihan gabungan yang dilaksanakan prajurit Indonesian Batallion (Indobatt) bersama dengan prajurit Force Commander Reserve (FCR) dari Perancis dan Staf Kesehatan Markas UNIFIL, dalam rangka menguji penetapan SOP (Standar Operasional Prosedur) pelaksanaan evakuasi korban anggota UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), latihan dilaksanakan di Compound Perancis, Minggu (21/10/2012), waktu setempat.

SOP baru yang diujikan ini merupakan pembaharuan dari SOP Casevac yang telah ada sebelumnya, dimaksudkan untuk meningkatkan evektivitas, efisiensi, dan waktu respon (respon time) dari pihak-pihak yang tekait pada saat terjadinya kecelakaan (accident) di lapangan yang membutuhkan evakuasi segera, baik melalui jalan darat maupun evakuasi udara.

http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2012/10/banon-tengah-13.jpg

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam latihan ini, antara lain Indobatt sebagai Tim Patroli, FCR (Force Commander Reserve) Frenchbatt, FMT (Forward Medical Team) Frenchbatt (Perancis), Level II Hospital Chinmedcoy (China) Sektor Timur, AMET (Air Medical Evacuation Team) Italbatt (Italia), JOC (Joint Operation Centre) Naqoura, CMO (Chief Medical Officer) dan FMO (First Medical Officer).

Ikut hadir mengawasi jalannya latihan Chief Medical Officer (CMO) UNIFIL, Mr. Florin Paul MD, PhD, MPH, Letkol Kes Abdul Goni Medical Planner, Kasiops Indobatt Kapten Inf Risa, Dokter Satgas Lettu Kes dr. Iwan Juniarto dan Pasiops Lettu Inf Budi Prakoso.

http://www.poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2012/10/banon-tengah-2.jpg

Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL
Lettu Inf Suwandi
© Poskota
More aboutPrajurit Indobatt Latihan P3K akibat Ledakan Bom di Lebanon

Tim Kesehatan Indobatt Terima Sertifikat Penghargaan UNIFIL

Posted by ReTRo on Friday, October 19, 2012

kes-sub
Lebanon – Kepala Medis atau Chief Medical Officer (CMO) UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), Mr. Florin Paul MD, PhD, MPH mengunjungi Markas Indonesian Batallion (Indobatt) Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL, di UN Posn 7-1, Adshid al Qusayr, Lebanon Selatan, Kamis (18/10/2012).

Kunjungan tersebut dalam rangka melihat kesiapan dan kelengkapan fasilitas yang dimiliki Tim Kesehatan Indobatt serta kebersihan lingkungan Markas Indobatt.

Kedatangan Kepala Medis UNIFIL beserta rombongan yang berjumlah 4 orang ini disambut oleh Wakil Komandan Satgas Indobatt Letkol Mar FJH. Pardosi didampingi Dokter Satgas Lettu Kes dr. Iwan dan Lettu Kes dr. Tego.

Usai istirahat sejenak diruang tamu, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sanitasi dan kesehatan lingkungan sekitar Markas UNP-71 serta meninjau kesiapan perlengkapan yang dimiliki Rumah Sakit Level 1 Husada.

Dalam kegiatan ramah-tamah usai peninjauan, CMO UNIFIL memberikan beberapa masukan terkait dengan bidang kesehatan pada umumnya, seperti sosialisasi SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait evakuasi korban (Casevac) anggota militer UN, dan peningkatan hygiene lingkungan markas.

Pada kesempatan ini pula Chief Medis UNIFIL yang juga mantan tentara ini, mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas medis yang telah dilakukan Tim Kesehatan Indobatt, dan ia menyampaikan rasa bahagianya dapat mengunjugi markas Kontingen Garuda.

Sebelum meninggalkan Markas Indobatt,  Chief Medical Officer UNIFIL asal Rumania ini memberikan Sertifikat Penghargaan kepada seluruh anggota Tim Kesehatan Indobatt, karena dinilai atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam melaksanakan tugas medis bergabung bersama UNIFIL.

Penyerahan sertifikat secara simbolis diterima oleh Wakil Komandan Satgas Indobatt Letkol Mar FJH. Pardosi. Hadir pada kesempatan ini Kasum Satgas Mayor Mar Agustinus Purba.

Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL
Lettu Inf Suwandi
© Poskota
More aboutTim Kesehatan Indobatt Terima Sertifikat Penghargaan UNIFIL

Prajurit TNI Membangun di Haiti

Posted by ReTRo on Thursday, October 18, 2012

 Satgas TNI di Haiti Bangun Jembatan

PRAJURIT TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXII-A/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) dibawah pimpinan Letkol Czi Winarno selaku Komandan Satgas, berhasil menyelesaikan pembuatan jembatan di kawasan kanal, Gonaives-Haiti. Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk UN di New York, Laksamana Pertama TNI Budihardja Raden saat meninjau lokasi, Kamis (11/10/2012) menyampaikan, sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXII-A/Minustah. Dengan terselesaikannya jembatan ini, sangat membantu rakyat setempat dalam hal transportasi sehingga keberadaan Pasukan Garuda di Haiti sangat memberikan arti bagi rakyat Haiti, yang masih traumatik setelah Pasca Gempa 2010.

http://m.poskotanews.com/cms/wp-content/gallery/satgas-tni-di-haiti-bangun-jembatan/bangun-jembatan-3.jpg

Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk UN di New York, Laksamana Pertama TNI Budihardja Raden saat meninjau lokasi, Kamis (11/10/2012) menyampaikan, sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXII-A/Minustah.

http://m.poskotanews.com/cms/wp-content/gallery/satgas-tni-di-haiti-bangun-jembatan/bangun-jembatan-4.jpg

Dengan terselesaikannya jembatan ini, sangat membantu rakyat setempat dalam hal transportasi sehingga keberadaan Pasukan Garuda di Haiti sangat memberikan arti bagi rakyat Haiti, yang masih traumatik setelah Pasca Gempa 2010

http://m.poskotanews.com/cms/wp-content/gallery/satgas-tni-di-haiti-bangun-jembatan/bangun-jembatan-5.jpg

Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk UN di New York, Laksamana Pertama TNI Budihardja Raden saat meninjau lokasi, Kamis (11/10/2012).

 Prajurit TNI Perbaiki Jalan di Haiti

PRAJURIT TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXII-A/MINUSTAH atau Indonesian Engineering Company (Indo Eng Coy) yang tengah melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti pada misi MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti), kembali mendapat tugas untuk memperbaiki jalan. Komandan Satgas Letkol Czi Winarno saat meninjau lokasi, Senin (15/10/2012) mengatakan, berdasarkan Engineering Tasking Order No. 148.01/MPc/2012, Indo Eng Coy melaksanakan road repair/perbaikan jalan yang terbentang sejauh 27 km yang menghubungkan Gonaives dan Port De Paix. Untuk menyelesaikan perbaikan jalan ini, alat berat Zeni TNI telah dikerahkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dibawah pimpinan Lettu Czi Shibirin Setio Utomo sebagai Danton alat berat.

Perwira  Penerangan Konga XXXII-A/Minustah Haiti
Lettu Czi Rofki Meristika

http://m.poskotanews.com/cms/wp-content/gallery/prajurit-tni-perbaiki-jalan-di-haiti/badarudin-2.jpg

Komandan Satgas Letkol Czi Winarno saat meninjau lokasi, Senin (15/10/2012) mengatakan, berdasarkan Engineering Tasking Order No. 148.01/MPc/2012, Indo Eng Coy melaksanakan road repair/perbaikan jalan yang terbentang sejauh 27 km yang menghubungkan Gonaives dan Port De Paix.

http://m.poskotanews.com/cms/wp-content/gallery/prajurit-tni-perbaiki-jalan-di-haiti/badarudin-3.jpg

Untuk menyelesaikan perbaikan jalan ini, alat berat Zeni TNI telah dikerahkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan dibawah pimpinan Lettu Czi Shibirin Setio Utomo sebagai Danton alat berat.

http://m.poskotanews.com/cms/wp-content/gallery/prajurit-tni-perbaiki-jalan-di-haiti/badarudin-4.jpg

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXII-A/MINUSTAH mendapat tugas untuk memperbaiki jalan.
© Poskota
More aboutPrajurit TNI Membangun di Haiti

Panglima TNI Berangkatkan Satgas Kizi ke Haiti

Posted by ReTRo on Tuesday, October 16, 2012


haiti-subJakarta – Penugasan Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-B/Minustah (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) merupakan mandat lanjutan dari misi kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Haiti, guna menggantikan Satgas Kizi TNI Konga XXXII-A/Minustah yang telah diberangkatkan pada Oktober 2011 yang lalu dan memasuki masa purna tugas.

Mandat PBB ini adalah kebanggaan dan kehormatan karena merupakan refleksi kepercayaan dunia Internasional terhadap bangsa Indonesia, khususnya terhadap kualitas prajurit TNI, dalam mengemban misi pemeliharaan perdamaian dunia sejak pertama kali bergabung pada tahun 1957 di bawah bendera PBB.

Kontribusi Indonesia tersebut, merupakan implementasi dari komitmen konstitusional bangsa Indonesia dalam turut serta mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana tertuang pada pembukaan UUD 1945.

Demikian dikatakan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono S.E., pada upacara pemberangkatan Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah, Haiti, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Selasa (16/10/2012).

Kepercayaan dunia ini terlahir sebagai buah dari kinerja serta berbagai prestasi yang telah ditunjukkan oleh satgas-satgas TNI terdahulu, baik sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian di Negara yang sedang bergolak, maupun sebagai Pasukan Bantuan Kemanusiaan, seperti halnya Satgas Kompi Zeni Konga XXXII-B, yang akan bertugas di Haiti.

Untuk itu, junjung tinggi kehormatan, kepercayaan dan tugas ini melalui unjuk prestasi, kinerja dan dedikasi yang lebih baik. Prinsip ini harus terus ditanamkan dalam diri setiap prajurit dengan memahami dan menguasai uraian tugas yang diembankan. Esensinya, setiap prajurit akan mengemban civic mission atau tugas kemanusiaan, guna membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat yang sedang dilanda bencana alam hebat di tengah komplikasi permasalahan konflik sosial politik antar faksi yang bertikai di Haiti, lanjut Panglima TNI.

Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXII-B/Minustah berjumlah 167 personel, terdiri dari 144 personel Angkatan Darat, 21 personel Angkatan Laut dan 2 personel Angkatan Udara, dipimpin oleh Dansatgas Letkol Czi Arief Novianto dan akan diberangkatkan ke Haiti pada tanggal 22 Oktober 2012.

Turut hadir dalam upacara tersebut diantaranya; Kasal Laksamana TNI Soeparno, Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.Ip., Kasum TNI Marsdya TNI Daryatmo dan Koorsahli Panglima TNI serta para Asisten Panglima TNI.

Kadispenum Puspen TNI
Kolonel Cpl Ir. Minulyo Suprapto, M.Sc., M.Si., M.A.
© Poskota
More aboutPanglima TNI Berangkatkan Satgas Kizi ke Haiti

33 Prajurit Disiapkan Menjadi Anggota Satgas di Lebanon

Posted by ReTRo

Jakarta - Sebanyak 33 prajurit akan disiapkan untuk menjadi satuan tugas (satgas) di Lebanon untuk mendukung misi PBB menjaga perdamaian dunia. Pelatihan akan berlangsung 15 Oktober hingga 26 Oktober 2012. Demikian disampaikan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Brigjen TNI Imam Edy Mulyono, saat membuka Latihan Penyiapan Satgas Lebanon di PMPP TNI Sentul, Bogor, Senin (15/10).

Latihan ini terdiri dari Military Community Outreach Unit (MCOU) TNI Konga XXX-C/Unifil, Civilian Military Cordination (CIMIC) Konga XXXI-C/Unifil dan Tim Kesehatan TNI Konga Level II Hospital Unifi l. "Partisipasi prajurit TNI dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB merupakan kesempatan sekaligus tantangan bagi TNI untuk menunjukkan perannya di dunia internasional," kata Imam.

Pengiriman satgas-satgas TNI dalam operasi perdamaian di bawah bendera PBB mendapat dukungan dari lembaga legislatif, kementerian luar negeri, serta institusi lainnya yang terkait. Materi yang akan didapat selama latihan antara lain adalah materi umum berupa Core Pre Deployment Training (CPTM), materi teknis, materi pendukung.[nsf/P-3]
© Koran Jakarta
More about33 Prajurit Disiapkan Menjadi Anggota Satgas di Lebanon

“Blue Hurricane” Di Laut Mediterranean

Posted by ReTRo on Monday, October 15, 2012

KRI Sultan Hasanuddin-366 “mengamuk”, bertubi-tubi tembakan dikeluarkan dari moncong meriam kaliber 76 mm dan 20 mm. Sesaat kemudian nampak dikejauhan sasaran permukaan laut hancur dan perlahan-lahan tenggelam. Sejenak kemudian terdengar dentuman-dentuman keras suara tembakan yang berasal dari meriam kapal perang lainnya. Air laut pun nampak semburat keatas menandai bahwa amunisi yang dipakai untuk menghancurkan sasaran itu adalah peluru tajam. Akhirnya delapan sasaran permukaan laut berwarna orange dapat dihancurkan. Demikian sekilas gambaran mengenai MTF Live Firing Gunnery Exercise yang dilaksanakan oleh enam unsur Maritime Task Force United Nations Interim Force In Lebanon (MTF/UNIFIL) di area Barbara 2 Laut Mediterranean, Jum’at (12/10). 

Latihan Gabungan MTF-448 UNIFIL menggunakan sandi “Blue Hurricane” sebutan angin topan yang biasa terjadi di daerah tropis, dengan sasaran target permukaan laut dan target udara (Surface and Anti Air Gunfire Exercise). Unsur-unsur MTF yang terlibat terdiri dari tiga kapal Fregate dan tiga kapal patroli yaitu KRI Sultan Hasanuddin-366 (Indonesia), FGS Magdeburg F-261 (Jerman), BRS Liberal F-43 (Brasil), FGS Gepard P-6121(Jerman), BNS Madhumati P911 (Bangladesh) dan HS Kristallidis P-69 (Yunani). Sedangkan dari LAF Navy diikutsertakan beberapa perwira observer dan kadet yang onboard di KRI Sultan Hasanuddin-366, BRS Liberal  F-43 dan FGS Magdeburg F-261.

Latihan manuvra laut ini juga disaksikan oleh para petinggi LAF (Lebanon Armed Force) dan pejabat UNIFIL yang onboard di BRS Liberal F-43. Latihan ini bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan inter operability antar unsur-unsur MTF-448 sekaligus menunjukkan kepada Staf UNIFIL dan LAF tingkat profesionalitas dan kesiapan unsur-unsur laut dalam mendukung United Nations Security Council Resolution (UNSCR) 1701. 

Mengawali latihan terlebih dahulu dilaksanakan Identification and Surveilence Recognition (ISR) yang dilakukan oleh Helikopter BO 105 NV 414 yang onboard di KRI Sultan Hasanuddin-366 untuk melaksanakan pengamatan dan meyakinkan area latihan benar-benar aman dari lalu lintas laut. Surface Gunfire Exercise dilaksanakan pada siang hari dengan sasaran target permukaan berupa delapan Killer Tomatoes. Peletakkan target Killer Tomatoes dilakukan oleh KRI Sultan Hasanuddin-366, FGS Magdeburg F-261 dan FGS Gepard P-6121 di area penembakkan Barbara (Laut Mediterranean). 

Latihan Surface Gunfire ini dibagi dalam lima sesi, pada sesi pertama sampai dengan sesi keempat penembakkan dilaksanakan oleh tiap-tiap unsur yang membentuk formasi garis lurus dengan jarak antar unsur 1000 yards. Sedangkan jarak tembak dari formasi bervariasi dari 1500 – 10.000 yards dengan menggunakan meriam 76 mm dan 20 mm secara bergantian.

Pada sesi kelima KRI Sultan Hasanuddin-366 melaksanakan manuvra taktis dengan kecepatan 25 knot sambil memuntahkan tembakkan dari meriam 76 mm kearah sasaran sejauh 9000 yards/4,5 nautical mile. Dua dari enam target Killer Tomatoes berhasil dihancurkan oleh meriam 76 mm. Setelah mendekati sasaran pada jarak 3000 yards, meriam 20 mm beraksi dengan memuntahkan amunisinya ke target. Satu target Killer Tomatoes berukuran 3 x 3 meter itupun dapat dihancurkan dengan mudah. Tidak semua target dihancurkan oleh KRI Sultan Hasanuddin-366  karena  tiga target lainnya untuk  latihan penembakan unsur yang lain.

Sedangkan Anti Air Gunfire Exercise dilaksanakan pada malam hari dengan menggunakan meriam 20 mm. Sasaran berupa flare ditembakkan dari BRS Liberal F-43, setelah flare menyala di udara, setiap unsur dapat menembak sasaran tersebut secara bergantian. Latihan penembakan pada malam hari tersebut berakhir pada pukul 21.00 local time dengan berjalan lancar dan aman.

Dalam latihan ini, KRI Sultan Hasanuddin-366 mendapat apresiasi yang tinggi dari para pejabat UNIFIL dan Lebanon Armed Force maupun dari sesama unsur MTF karena tingkat profesionalisme para prajuritnya sehingga dapat melaksanakan latihan manuvra taktis dan penembakkan secara tepat dan aman. Dengan adanya kegiatan latihan ini KRI Sultan Hasanuddin-366/TNI AL juga memberikan kesan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki Angkatan Laut yang profesional dan terlatih dengan baik dan sangat layak untuk mengemban misi-misi internasional dibawah bendera PBB.

Latihan ini diawali dengan Pre Sail Gunnery Exercixe Briefing yang dilaksanakan sehari sebelumnya di BRS Liberal F-43 yang dihadiri oleh MTF Commander Rear Admiral Wagnen  Lopes  de  Moraes  ZAMITH, Chief of Staff MTF Kolonel Laut (P) Dwi Sulaksono, para Deputy MTF dan  para Komandan Unsur-unsur  MTF yang terlibat latihan serta dari LAF Navy. Dalam sambutannya, MTF Commander menekankan bahwa semua unsur harus mengutamakan keamanan latihan pada setiap sesi latihan. Selain itu setiap sesi latihan menjadi tanggung jawab penuh Komandan kapal dengan tetap mengacu pada standar prosedur dan  peraturan yang berlaku di negaranya masing-masing. Bravo Zulu. (Dispenarmatim).
© Koarmatim
More about“Blue Hurricane” Di Laut Mediterranean

Satgas Kompi Zeni TNI Terbaik di Kongo

Posted by ReTRo on Wednesday, October 10, 2012

banon-subKongo – Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/Monusco atau Indonesian Engineering Company, mengikuti Military Engineering Conference yang diselenggarakan oleh MONUSCO  (Mission De L Organesation Des Nations Unies Pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) di South Kivu Head Quarter Bukavu, Kongo-Afrika, Selasa (9/10/2012).

Konferensi dihadiri oleh 40 peserta baik dari kalangan Militer maupun Sipil UN (United Nations), serta diikuti perwakilan dari masing-masing Kontingen Kompi Zeni yang berada dibawah jajaran Monusco, seperti Indonesia, China, Nepal, Uruguay, Afrika Selatan dan Bangladesh.

Military Engineering Conference dibuka oleh Asops FHQ Monusco Kolonel Inf Syeikh Ali (Pakistan Army), dengan pembicara Chief Engineering Monusco Mr. Peter Leskovsky dan (HoES) Head of Engineering Section Airfield and Road Eastern DRC Monusco Mr. Gautam Mukhopadhyay, sedangkan Kontingen Indonesia dihadiri oleh Komandan Satgas Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho yang didampingi oleh Mayor Czi Imanda Setyawan (Staf Officer Engineering Itury Brigade), Kapten Czi Rahadian Firnandi (Perwira Operasi Satgas), Kapten Czi Wachiddin (Perwira Konstruksi) dan Kapten Marinir Anang A.W. (Periwra Cimic).

Dalam konferensi tersebut, Kompi Zeni TNI Konga XX-I/Monusco mendapat tugas melanjutkan merehabilitasi jalan Dungu-Ngilima sepanjang 40 km berdasarkan operation order atau perintah operasi dari Force Commander Nomor 73/12 tertanggal 1 Agustus 2012, pembangunan fasilitas Hanggar Satgas Helly Bangladesh Air Force, dan Pengaspalan Taxiway Airport Dungu.

Military Engineering Conference bertujuan untuk mengevaluasi semua pekerjaan yang telah dilaksanakan dan rencana ke depan dari masing-masing Kontingen yang melaksanakan tugas dalam bidang Konstruksi Zeni, seperti pembuatan dan pemeliharaan jalan, lapangan terbang, serta jembatan di wilayah Kongo.   Dalam konferensi tersebut juga dibahas permasalahan dari masing-masing Kontingen,  untuk dicarikan jalan keluarnya dalam rangka mendukung kesuksesan misi damai Monusco di Kongo. 

Komandan Satgas Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho dalam paparannya, antara lain menjelaskan bagaimana teknik pembuatan jalan standar dengan berbahan dasar tanah merah (limonite), mulai dari clearing membuka jalan dengan membelah hutan belantara, merobohkan pohon besar agar sinar matahari bisa menembus jalan sehingga bila terkena hujan jalan cepat meresap dan menguapkan air supaya cepat kering serta kualitas limonite yang dipergunakan untuk menimbun badan jalan, ketebalan jalan, kelebaran jalan, bahu jalan dan drainase di kanan dan kiri jalan.

Dalam kesempatan itu, Chief Engineering Monusco Mr. Peter Leskovsky menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho dan segenap prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/Monusco karena keberhasilannya dalam pembangunan kantor tentara FARDC (Force Army Republik Democratik of Congo) Sektor Rudia Dungu lebih cepat dari target waktu yang diberikan, sekaligus dapat diselesaikannya pembangunan jalan antara Dungu-Duru sejauh 84 km.

“Dengan semangat dan kerja keras yang ditunjukan oleh Pasukan Garuda ternyata membuahkan hasil yang membanggakan dengan predikat Quickly and Excelent sekaligus menempatkan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/Monusco sebagai Kontingen Zeni yang terbaik di Kongo dan mendapat penghargaan langsung dari Monusco”, kata Mr. Peter Leskovsky.

Perwira Penerangan Konga XX-I/Monusco
Lettu Cku Sulikan
More aboutSatgas Kompi Zeni TNI Terbaik di Kongo

Seaman Brotherhood KRI Sultan Hasanuddin-366 dengan BRS Liberal F-43

Posted by ReTRo on Thursday, September 27, 2012

http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/25%20seaman%20brotherhood%20%20kri%20%20sultan%20hasanuddin%202.jpgLebanon - Seaman Brotherhood merupakan rasa persaudaraan dan senasib yang dirasakan diantara sesama pelaut di muka bumi ini. Rasa persaudaraan ini muncul mulai dari berkembangnya dunia pelayaran yang menyertai perdagangan antar pulau maupun antara negara melalui laut yang menggunakan kapal motor maupun perahu layar. Pada jaman dahulu, apabila sebuah kapal mengalami kerusakan di tengah laut, yang dapat menolong hanyalah sesama pelaut yang sedang melintas dekat kapal tersebut. Hal ini yang menjadikan lahirnya sebuah ikatan persaudaraan yang kuat diantara sesama pelaut sampai dengan saat ini.

Untuk memupuk ikatan persaudaraan tersebut, prajurit KRI Sultan Hasanuddin-366 dan prajurit BRS Liberal F-43 (Brazil) saling mengadakan kunjungan ke masing-masing kapal perang saat sandar di pelabuhan Beirut, Lebanon, Sabtu (22/9). Selain untuk mempererat rasa persaudaraan sesama pelaut, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengenal lebih dekat keadaan dan situasi masing-masing kapal perang tersebut.

http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/25%20seaman%20brotherhood%20%20kri%20%20sultan%20hasanuddin%206.jpgKunjungan personel BRS Liberal F-43 ke KRI Sultan Hasanuddin-366 dilakukan pada pukul 09.00 waktu setempat dan diterima oleh Palaksa KRI Sultan Hasanuddin-366  Mayor Laut (P) Setyawan, S.T. di Lounge Room Perwira. Setelah itu, rombongan personel BRS Liberal yang terdiri dari tiga perwira dan tiga bintara tersebut melaksanakan ship tour yang dipandu oleh Letda Laut (P) Aldwin dan Letda Laut (P) Ryan serta seorang bintara. Mereka melihat-lihat peralatan dan persenjataan yang dimiliki di KRI Sultan Hasanuddin-366. Mulai dari ruang Pusat Informasi Tempur (PIT), Anjungan, Geladak Exocet, Geladak Helikopter, Haluan, gudang amonisi meriam kaliber 76 mm, dapur, ruang kesehatan, Machine Control Room (MCR) dan ruang loundry. Ruang PIT merupakan hal yang paling menarik bagi personel angkatan laut Brazil tersebut. Mereka banyak menanyakan tentang berbagai system control yang berada di ruangan ini dan berbagai armament apa saja yang dapat dikendalikan dari jantung kapal perang ini. Dan semua keingintahuan tamu kunjungan ini dapat dijelaskan oleh pemandu.

Rombongan personel Marinha Do Brasil yang diketuai oleh Sub Leutenant Pedro Paina ini juga dapat melihat dari dekat tentang kehidupan sehari-hari prajurit KRI Sultan Hasanuddin-366 dengan melihat ruang akomodasi prajurit meliputi kamar tidur, ruang rekreasi, ruang makan dan alat kebugaran yang terdapat di kapal serta menanyakan langsung kepada pemandu bintara kapal. Terlihat suasana akrab dan hangat dalam kegiatan kunjungan ini, kedua pihak dapat saling tukar pengalaman mengenai keangkatanlautan dari negaranya masing-masing.

http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/25%20seaman%20brotherhood%20%20kri%20%20sultan%20hasanuddin%203.jpgBegitu pula pada saat yang sama, enam personel dari KRI Sultan Hasanuddin-366 yang terdiri dari tiga perwira dan tiga bintara mengadakan kunjungan ke BRS Liberal yang sedang sandar bersebelahan dengan KRI Sultan Hasanuddin-366 di dermaga Beirut. Rombongan diterima oleh Leutenant Fabio Fonseca yang berprofesi sebagai pilot helikopter Super Lynx. Rombongan berkeliling kapal mulai dari geladak heliopter, ruang PIT, anjungan, haluan,  ruang mesin pokok, ruang turbin, dapur dan tempat akomodasi prajurit BRS Liberal. Dengan adanya kegiatan kunjungan ini kiranya dapat meningkatkan hubungan kerja sama antara personel peace keeper MTF UNIFIL  baik dalam kegiatan operasi maupun latihan bersama. Lebih luas lagi dengan jiwa dan semangat seaman brotherhood ini diharapkan dapat mempererat hubungan  diplomasi antara  dua negara.

Sebelum sandar di pelabuhan Beirut, KRI Sultan Hasanuddin-366 telah melaksanakan ontask ke-12 selama sepuluh hari, mulai tangal 11 sampai dengan 21 September 2012. Di sela-sela kegiatan operasi di Area of Maritime Operation, berbagai latihan dilaksanakan oleh para prajurit KRI Sultan Hasanuddin-366, baik latihan internal maupun latihan bersama dengan unsur MTF lainnya. Latihan tersebut antara lain latihan peran kebakaran, peran kebocoran, peran peninggalan, peran tempur bahaya umum, peran tempur bahaya udara, peran tempur bahaya asymetris dan mailbag transfer dengan TCG  Kilic (Turki). Latihan ini bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan dan mengasah naluri tempur para prajurit KRI Sultan Hasanuddin-366 sesuai dengan tugasnya. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan, dalam setiap ontask prajurit KRI Sultan Hasanuddin-366 menerima berbagai pelajaran yang disampaikan oleh perwira kapal yang dilaksanakan di Lounge Room Tamtama. Materi pelajaran antara lain sejarah Lebanon, intelijen, kesehatan, winching exercise, hely deck party, standar komando, visit boarding search and seizure, table manner dan lain-lain.

http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/25%20seaman%20brotherhood%20%20kri%20%20sultan%20hasanuddin%204.jpg

Sampai dengan saat ini KRI Sultan Hasanuddin-366 telah berhasil melaksanakan hailing sebanyak 441 kali kontak kapal permukaan dan memonitor military air activity sebanyak 88 kontak udara, ini merupakan pencapaian yang membanggakan selama tiga bulan penugasan sejak bergabung dengan Maritime Task Force UNIFIL  pada tanggal 15 Juni 2012 lalu. Setelah melaksanakan bekal ulang logistik dan maintenance rutin selama sandar, selanjutnya pada Minggu sore tanggal 23 September 2012, KRI Sultan Hasanuddin-366 kembali bertolak menuju Area of Maritime Operation (AMO), Laut Mediterranean untuk melaksanakan tugas operasi yang ke-13.

... Jales Veva Jaya Mahe ...
© Koarmatim
More aboutSeaman Brotherhood KRI Sultan Hasanuddin-366 dengan BRS Liberal F-43